Torsi motor perlambatan motor roda gigi menerima dua cara: torsi beban konstan dan torsi pemotongan (Termasuk torsi gesekan); Menambah/memperlambat torsi. Berikut adalah dua metode perhitungan torsi dan ketika memilih motor kondisinya harus memuaskan. Kondisi tanpa beban 1 waktu pengoperasian mesin, torsi motor tambahan harus kurang dari 50% torsi tambahan motor. Jika tidak, dalam memotong atau menambah dan mengurangi/kecepatan motor akan menjadi terlalu panas. Kondisi 2 (Pengurangan)Waktunya lebih singkat, harus berada dalam lingkup janji di motor. Umumnya torsi beban hanya membantu perlambatan motor pintar, oleh karena itu, jika dapat dipercepat dalam waktu yang dijanjikan berakhir, perlambatan juga dapat diselesaikan pada saat yang bersamaan. Jadi mari kita hitung saja untuk mempercepat momen tersebut, dan dalam waktu yang dijanjikan akan dilakukan pengecekan torsi pada sifat mekanik motor zona diskontinu. Seringkali mencari dan menambah 3 / perlambatan bisa bikin motor demam, sekarang perlu menghitung nilai root mean square torsi motor terima Trms, buat lebih kecil dari tambahan torsi motor Tc. Kondisi 4 beban sering berpindah, untuk menghitung satu siklus kerja nilai akar rata-rata kuadrat momen beban Tmrs, buatlah lebih kecil dari torsi tambahan motor. Kondisi 5 dengan waktu berjalan motor torsi pemotongan maksimum harus berada dalam lingkup janji penghitungan Ton. Kondisi inersia 6 beban kurang dari 3 kali inersia motornya sendiri (Direkomendasikan hingga 2,5 kali)。