Motor merupakan salah satu kebutuhan paling pokok pada sebuah pesawat, karena dapat membuat pesawat dapat terbang.
Selain itu, ini adalah catu daya yang bersih dan andal untuk model ini.
Itu sebabnya masyarakat harus berhati-hati dalam memilihnya.
Jika mempertimbangkan kebutuhan pokok, memilih motor tidak jauh berbeda dengan memilih mesin.
Di sini, Anda hanya perlu mengingat dasar-dasar membuat pesawat terbang dan menggunakannya untuk memilih pembangkit listrik dengan performa ideal.
Performa pesawat ditentukan berdasarkan rasio power-to-weight dan batas kecepatan penerbangan.
Sederhananya, yang mendorong performa mesin terbang adalah rasio tekanan-berat dan kecepatan lemparan.
Jadi saat memilih motor brushless, parameter pertama yang harus diperhatikan adalah tenaga.
Biasanya, rasio daya terhadap berat motor tanpa sikat adalah dalam watt per pon (W/Lb).
Karena ini merupakan indikator performa, memberikan lebih banyak tenaga per pon berarti performa pesawat lebih baik.
Sebelum memilih motor, kita perlu mengingat performa pesawat.
Anda dapat mempertimbangkan bagan di mana Anda dapat menemukan pesawat performa mana yang memerlukan beban daya sebanyak itu.
Ada juga beberapa pesawat yang dirancang untuk mesin bercahaya atau mesin pembakaran internal.
Anda dapat mengukur daya yang dibutuhkan sesuai dengan perpindahan mesin.
Setelah Anda mengetahui daya yang dibutuhkan, Anda dapat memilih motor dan baterai.
Jangan lupa untuk mencari nilai daya pada spesifikasi motor.
Aman untuk memilih daya pengenal yang sebanding dengan persyaratan.
Motor bertenaga yang sama tidak akan menyelesaikan pekerjaan;
Hal ini karena motor harus mampu memenuhi kebutuhan tenaga dan torsi agar dapat memutar baling-baling pesawat model dengan baik.
Jika model pesawat berkecepatan tinggi, alangkah baiknya jika menggunakan alat peraga pada rpm tinggi.
Di sisi lain, pesawat model yang lebih lambat akan bekerja dengan alat peraga yang besar pada RPM yang lebih rendah.
Penting untuk dipahami bahwa tenaga adalah hasil kali torsi dan RPM.
Untuk mendapatkan tenaga yang lebih besar, dibutuhkan torsi dan kecepatan putaran yang besar.
Namun, torsi dan kecepatan putaran bisa tinggi untuk daya tertentu.
Jadi ketika salah satu dari mereka tinggi, yang lainnya rendah.
Aspek lain yang perlu diperhatikan saat memilih Motor Sikat adalah ukuran pilar.
Motor yang dipilih harus memiliki ukuran pilar yang sesuai dengan model pesawat.
Dengan mempertimbangkan semua faktor ini, Anda dapat memiliki motor tanpa sikat yang cocok untuk pesawat Anda.