Perlengkapan belitan motor torsi biasanya menuntut tegangan tetap, kecepatan tetap. Namun pada saat penggulungan, diameter sisi belitan lambat laun akan semakin besar, dipengaruhi oleh jumlah putaran tiap putaran yang juga akan bertambah secara bertahap, dan memerlukan torsi yang lebih besar. Oleh karena itu, untuk mempertahankan tegangan konstan dan kecepatan tetap, diameter motor perlu diperlambat secara bertahap dan torsi ditingkatkan (Diagram di bawah)。 Lihatlah motor induksi dan torsi pada kurva karakteristik torsi motor. Dari grafik tersebut diketahui bahwa kurva karakteristik torsi motor induksi melenceng jauh sehingga tidak mampu memenuhi persyaratan. Namun kurva karakteristik torsi motor sangat dekat dengan karakteristik torsi operasi kumparan. Selain tegangan berubah maka torsi juga akan berubah. Dengan mengubah tegangan, dapat menjaga torsi motor tetap terkulai, dan mengubah torsi motor (Diagram di bawah)。 Selain itu, menggunakan pengontrol torsi dapat mengubah tegangan yang diterapkan, penyesuaiannya sangat nyaman! Kesimpulannya, mekanisme motor torsi cocok digunakan pada tegangan tertentu, kecepatan tertentu. Torsi motor memiliki ciri-ciri sebagai berikut: & bull; Dengan torsi awal yang banyak dan droop, bisa dalam kecepatan & ndash; Menggunakan karakteristik torsi bidang kecepatan. •Seperti perubahan tegangan motor dan torsi juga berubah. •Tidak seperti motor induksi dan motor reversibel, motor ini dapat aman ketika kecepatan rendah dan torsi rotor terkunci.