Dalam penafsiran prinsip motor brushless sebelumnya tentang motor brushless itu dan bagian-bagiannya apa.
motor brushless terdiri dari sasis, bantalan, stator, rangkaian switching, rotor sensor, komponen sensor motor. Seperti terlihat :
cara kerja:
jangkar motor umum pada rotor, medan magnet tetap yang dihasilkan stator, agar motor dc dapat berputar, maka perlu selalu terjadi perubahan arah arus pada belitan jangkar komutator dan sikat, sehingga selalu tegak lurus dengan arah medan yang satu dengan yang lain, sehingga menghasilkan torsi konstan yang menggerakkan putaran motor.
Untuk melepas sikat, motor brushless akan ditempatkan pada armature stator yang membuat rotor menjadi magnet permanen. Struktur ini, berbeda dengan motor DC pada umumnya, namun karena jangkar statornya dibuat oleh DC, perubahan ini tidak cukup. Setelah itu, hanya dapat menghasilkan medan magnet yang konstan, motor tetap tidak dapat berputar. Untuk memasang motor, belitan jangkar stator harus selalu bertransformasi, agar medan magnet stator dan posisi rotor berubah, sehingga stator dan rotor magnet permanen selalu berada pada sudut ruang. Torsi untuk menggerakkan putaran rotor.