Motor DC menggunakan arus searah, bukan arus bolak-balik.
Penemuan motor berasal dari hukum induksi Faraday.
Apabila magnet didekatkan pada penghantar listrik, maka akan ada arus pada penghantar tersebut.
Pada motor DC yang bergerak hanya konduktornya saja, bukan magnetnya, karena arus yang digunakan berasal dari sumber energi lain (baterai).
Anda harus ingat bahwa ketika arus melewati kawat, itu menciptakan medan magnet di sekitar kawat.
Pastikan Anda memiliki 1.
Satu set tembaga tipis. Magnet 3. Gelas plastik (
Untuk insulasi)4. Baterai 1.5v 5. VOLTMETER (
Sangat penting)6.
Beberapa kuas (
Lepaskan bahan-bahan teroksidasi yang digunakan pada jalur tembaga 1.
Potong kawat tembaga menjadi dua bagian, masing-masing panjangnya 160mm. 2.
Sikat masing-masing di kedua ujungnya agar listrik lebih baik. 3.
Masukkan kedua sisi kawat tembaga murni (kotak atau cangkir).
Dan tekuk sedikit setiap kawat di salah satu ujung setiap kawat tembaga agar kumparan tetap pada tempatnya (
Lihat di bawah) 4.
Buat pegas kumparan melingkar dan biarkan ujung di kedua sisi kumparan meregang. (
Gunakan selotip untuk menyatukan kumparan)(
Lihat di bawah)5.
Letakkan magnet di bagian atas kotak dan letakkan kumparan pada kawat kumparan yang melengkung. 6.
Hubungkan baterai pada ujung yang lain dan Anda akan melihat bahwa kumparan akan mulai berputar. 7.
Pembacaan voltmeter harus sama dengan baterai yang Anda gunakan.